Algoritma Pencarian (Search Algorithm) merupakan algoritma yang digunakan untuk menemukan sebuah item yang spesifik di dalam sekumpulan item. Item tersebut dapat berupa record di dalam database atau dapat juga berupa element dari ruang pencarian yang didefinisikan oleh prosedur ataupun perhitungan matematis. Dalam Kecerdasan Buatan, algoritma pencarian dibagi menjadi beberapa metode, yaitu:
1. Breadth First Search (BFS)
Pada metode BFS, pencarian dimulai dari root node / parent dan melakukan pengecekan pada seluruh node di sebelahnya. Kemudian, untuk setiap kali node yang dilewati maka akan dilakukan pengecekan di node sebelahnya, dan begitu seterusnya sampai menemukan node tujuan. Metode BFS ini tergambar pada diagram dibawah ini:
![]() |
| Metode Breadth First Search |
2. Depth First Search (DFS)
Metode DFS ini merupakan salah satu metode pencarian dimana prosesnya adalah dengan melakukan pengecekan pada tiap tiap node turunan pertama sampai menemukan node tujuan atau hingga pada node yang tidak mempunyai turunan lagi. Untuk lebih jelasnya, berikut digambarkan bagaimana DFS bekerja:
![]() |
| Metode Depth First Search |
3. Hill Climbing Search
Metode pencarian Hill Climbing merupakan metode pencarian dimana node tujuan didapat dari jarak terpendek dari node parent, seperti contoh di bawah ini:
![]() |
| Metode Hill Climbing Search |
Pada gambar tersebut terlihat bahwa jalur pencarian didapat dari jarak terpendek dari parent, S - B - C - E, hingga pada akhirnya ketemulah node tujuan Z pada jarak yang paling pendek dari parent.
Berhubung ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan malam ini, maka tulisan ini akan dilanjutkan di lain kesempatan dengan materi yang ada di bawah ini. Selamat malam. :)
4. Best First Search
5. A* Search
6. Branch and Bound
7. Dynamic Programming




0 comments:
Posting Komentar
Dilarang melakukan komentar yang berbau SARA dan pornografi. :D